Halaman Depan / Pertamanan / Tips Berkebun : Panduan Praktis Cara Menanam Bayam

Tips Berkebun : Panduan Praktis Cara Menanam Bayam

gambar tahapan lengkap cara menanam bayam image
gambar tahapan lengkap cara menanam bayam

Cara menanam bayam – Anda tentunya sudah sangat akrab dengan yang namanya “Bayam”. Yak, salah satu jenis sayuran yang kaya akan protein nabati ini memang sering dijadikan sayur, sebagai pelengkap menu masakan khas masyarakat Indonesia.

Cara menaman bayam sangatlah mudah, bahkan bisa Anda lakukan sendiri, meskipun basik Anda bukan petani. Anda dapat menanam bayam untuk konsumsi sendiri, maupun dibudidaya yang dapat menambah penghasilan Anda tentunya.

Sebelum mengetahahui bagaimana cara menanam bayam. Ada 2 jenis bayam yang sudah sering di budidayakan di sekitar Anda, yaitu :

1. Bayam Cabut

Disebut juga bayam putih atau bayam sekul. Ciri – ciri dari bayam cabut diantaranya berbatang kemerahan, ada juga yang batangnya berwarna keputihan serta bunganya terdapat di ketiak cabang.

2. Bayam Tahun

Disebut juga bayam skop, berciri – ciri daun lebar, berwarna hijau, dan bunganya terdapat dalam ujung batang.

Sebelum Anda mengetahui cara menanam bayam yang benar, ada baiknya untuk mengetahui secara rinci syarat tumbuh tanaman bayam tersebut untuk menentukan lokasi lahan budidaya bayam Anda.

Syarat tumbuh Bayam

Cara menanam bayam yang baik, langkah pertama yang harus Anda kenali yaitu, penentuan lokasi cara menanam baya. Berikut syarat lokasi cara menanam bayam sebagai meliputi:

  • Hindari lahan dengan kondisi angin yang bertiup terlalu kencang yang dapat merobohkan tanaman bayam.
  • Tumbuh sempurna di dataran tinggi.
  • Curah hujan yang dibutuhkan sekitar 1500 mm/th
  • Memerlukan sinar matahari sepanjang hari, dan bebas dari tanaman yang lebih tinggi yang dapat menghambat sinar matahari
  • Suhu udara yang dibutuhkan berkisar 16 hingga 20 C
  • Kelembaban udara yang pas untuk menanam bayam adalah 40% sampai 60%
  • Tanah yang gembur dan kaya unsure hara
  • PH tanah berkisar antara 6 hingga 7
  • Memiliki ketersediaan air tanah yang cukup

Setelah Anda menemukan lahan dengan persyaratan seperti diatas, langkah selanjutnya dalam cara menanam bayam adalah sebagai berikut :

Pemilihan Benih

Cara menanam bayam yang pertama adalah memilih bibit unggulan agar panen bayam Anda sesuai dengan harapan. Beberapa syarat atau cirri bibit bayam unggul adalah :

  1. Induk benih bayam terbukti sehat
  2. Bebas dari hama maupun penyakit
  3. Kemampuan berkecambah lebih dari 80%

Saran kami cara menanam bayam yang baik yaitu, Anda harus benar-benar perhatikan bibit yang digunakan, supaya hasil optimal. Jika Anda kesulitan mencari bibit. Beli saja bibit bayam di kios pertanian terdekat.

Persemaian Benih

Tahap berikutnya dalam cara menanam bayam setelah bibit Anda dapatkan adalah menyemaikan benih sebelum Anda tanam. Cara menyemaikan benih adalah sebagai berikut :

  1. Siapkan lahan untuk persemaian, dimana lahan harus bebas dari hama maupun gulma yang mengganggu
  2. Buatkanlah atap yang terbuat dari plastic atau bisa juga menggunakan jerami
  3. Sebar bibit bayam di lahan persemaian kemudian tutup dengan tanah tipis kurang lebih 2 cm.
  4. Sirami bibit dengan teratur sehari dua kali setiap pagi dan sore
  5. Menginjak usia tanam 1 – 2 minggu, pindahkan bibit bayam kedalam pot yang telah diisi tanah yang dicampur pupuk organic dengan dosis 1 : 1
  6. Sirami bibit di dalam pot dengan teratur hingga usia tanam 7 hari sejak dipindahkan kedalam pot.

Persiapan Lahan

Tahap selanjutnya dalam cara menanam bayam adalah mempersiapkan lahan yang akan Anda gunakan sebagi media tanam budidaya bayam. Langkah – langkah mempersiapkan lahan adalah sebagai berikut :

  1. Bajak tanah untuk menggemburkan lahan dan membersihkan dari gulma maupun rumput yang mengganggu
  2. Berikan pupuk kandang pada lahan dengan dosis 10 ton per hectare lahan dan diamkan selama 1 minggu agar pupuk tercampur sempurna di dalam tanah.
  3. Buatlah bedengan dengan lebar 150cm, tinggi 50 cm, panjang menyesuaikan kondisi lahan
  4. Jarak antar bedengan kurang lebih 30cm dengan kedalaman 30 cm, fungsi jarak antar bedeng tersebut juga sebagai parit untuk akses air hujan agar tidak menggenangi bedeng
  5. Buatlah lubang tanam di bedengan dengan jarak antar lubang 50 cm.

Proses Cara Menanam Bayam

Setelah lahan siap, tahap selanjutnya dalam cara menanam bayam adalah memindahkan bibit bayam yang sudah disemai kedalam lahan yang sudah dipersiapkan.

Pindahkan bibit bayam yang telah disemai dari pot kedalam lubang tanam di bedengan, tutup dengan tanah hingga pangkal batang tanaman. Sebaiknya awal masa tanam adalah pada saat musim hujan agar tanaman baru mendapat suplay air yang cukup.

 Pemeliharaan Tanaman Bayam

Cara menanam bayam yang baik dan benar tidak lepas dari tahap pmeliharaan tanaman. Jenis pemeliharaan diantaranya adalah penyiangan, penyulaman, pemupukan susulan, hingga pengairan maupun penyiraman.

Pada tahap penyulaman dapat dilakukan pada usia tanam 7 hari semenjak bibit dipindahkan kedalam bedengan. Gantilah tanaman yang terserang penyakit maupun tidak tumbuh sempurna, dengan tanaman yang baru. Cara menanam bayam ini supaya pertumbuhan tanaman menjadi serempak.

Lakukan juga penyiangan agar tanaman bayam bebas dari gangguan gulma maupun rumput liat sebagai parasit yang dapat mempengaruhi produktivitas tanaman bayam. Penyiangan dapat dilakukan fleksibel tergantung ada atau tidaknya gulma di sekitar tanaman.

Tahap dari cara menanam bayam yang tidak kalah penting adalah pemberian pupuk susulan agar ketersediaan unsure hara tanah tetap terjaga untuk memenuhi nutrisi tanaman bayam. Lebih disarankan untuk menggunakan pupuk organic dengan dosis 0,5 kg setiap lubang tanam.

Cara menanam bayam agar tumbuh sempurna. Maka lakukan pengairan secara rutin. Hal tesebut penting dalam kaitannya cara menanam bayam yang baik, lakukan penyiraman dengan rutin setiap hari pagi dan sore terutama jika menghadapi musim kemarau.

Cara Panen Tanaman Bayam

Inilah tahap yang paling dinantikan dalam cara menanam bayam, yaitu musim panen. Biasanya tanaman bayam sudah siap panen pada usia tanam 30 hari. Cirri – cirri bayam siap tanam apabila sudah mencapai ketinggian 20 cm dan belum keluar bunga.

Lakukan panen pada pagi hari ataupun sore hari untuk menghindari cuaca yang terlalu panas. Setelah masa panen tiba, lakukan panen dengan rutin setiap 4 hari sekali sambil menunggu tanaman yang belum cukup maksimal untuk siap dipanen.

Demikian tadi sekelumit artikel yang membahas tentang cara menanam bayam, semoga menambah pengetahuan Anda. Selamat mecoba cara budidaya bayam…

Tentang Admin Web Info Agribisnis

Cek Artikel Ini Juga :

tanaman akar wangi

Budidaya Tanaman Akar Wangi Mudah Dan Menguntungkan

Tanaman akar wangi adalah tanaman yang bisa digunakan sebagai bahan kerajinan. Selain itu tanaman ini …

6 komentar

  1. Mnnm byam/kngkung klw lngsung aja gma.
    Misal kngkung yang udh ada akarnya lngsung dtnam?

    • Baik Terima kasih

      Menanam bayam jika dilakukan langsung, sebenarnya tidak masalah.
      tanaman tetap bisa tumbuh.
      Akan tetapi jika budidaya bayam atau kangkung menggunakan
      cara yang tepat. Hasilnya akan lebih optimal.
      faktor bibit sangat menentukan hasil dari budidaya bayam/kangkung.

      Terima kasih

  2. Coba dulu ah di rumah, siapa tahu aja berkah

  3. Saya coba di rumah deh. Dari pada beli bayam di pasar. Kalo bisa tanem sendiri kenapa ga di coba ya kan. Btw kalo di dalam pot bisa ga?

  4. Kalau tanpa semai, langsung tabur benih di lahan, gmana pak?

Tips Berkebun : Panduan Praktis Cara Menanam Bayam


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six + 3 =


Tips Berkebun : Panduan Praktis Cara Menanam Bayam