Halaman Depan / Pertanian / Tips Mencegah Bulir Padi Hampa Dan Penyakit Tanaman Padi

Tips Mencegah Bulir Padi Hampa Dan Penyakit Tanaman Padi

Penyakit tanaman padi – Dalam menanam padi di sawah para petani padi tentunya berharap pada pertumbuhan padi yang baik dan subur. Yang kadang menjadi permasalahan adalah ketika padi sudah mulai berbuah dan terjadi curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan padi sering hampa dan tangkai tanaman menjadi patah. Para petani sering menyebut tangkai patah dengan penyakit patah leher. Penyakit padi ini bahkan bisa menyebabkan batang padi menjadi membusuk.

penyakit tanaman padi
Hama penyebab bulir padi kosong-walangsangit

Bagaimana cara mengatasi penyakit padi patah leher? Dan jenis obat apa saja yang yang dapat menngatasi penyakit ini? Pada artikel kali ini kami akan menjelaskan kepada Anda tips mengatasi patah leher dan penjelasan tentang bulir padi yang hampa.

Bulir Padi Hampa

Bulir padi yang tidak berisi atau hampa didaerah Jawa dikenal dengan nama gabug. Gabug sangat ditakuti oleh para petani padi karena dapat menurunkan perolehan dari hasil panen. Akibatnya pendapatan yang bisa Anda peroleh akan sangat berkurang. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya bulir hampa pada tanaman padi. Hal ini terjadi bisa dikarenakan serangan hama dan penyakit tanaman padi. Selain itu faktor cuaca juga mempengaruhi terjadinya bulir padi hampa dan patah leher.

Seperti yang Anda ketahui masa generatif adalah masa dimana putik dan benag sari bertemu, kemudian disusul dengan terjadinya proses pembuahan dan proses akhirnya akan terbentuk gabah. Bilamana jika pada proses penyerbukan, pembuahan dan pembentukan gabah terdapat gangguan, seperti terus menerus terkena hujan dengan intensitas yang tinggi maka akan berdampak gabah tidak terisi dengan sempurna. Bahkan bisa jadi gabah akan benar – benar hampa.

Sebaliknya proses pembungaan dan pembuahan juga tidak akan sempurna jika tanaman padi kekurangan pasokan air pada masa generatifnya. Kejadian ini bisa terjadi pada saat musim kemarau berkepanjangan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pada intinya persitiwa kelebihan air dan kekurangan air dengan skala yang ekstrim sangatlah tidak baik untuk tanaman padi Anda, khususnya pada saat tanaman padi memasuki masa atau fase generatif. Sehingga membuat bulir – bulir padi yang dihasilkan akan menjadi hampa.

Menurut hasil penelitian, disimpulkan bahwa jenis hama penggerek batang, hama wereng coklat, walang sangit dan trips padi menjadi penyebab terjadinya bulir – bulir padi menjadi hampa. Sedangkan penyakit tanaman padi yang bisa membuat bulir – bulir padi menjadi hampa adalah jenis penyakit patah leher, tungro, kerdil kuning dan penyakit daun jingga hingga penyakit tanaman padi busuk pelepah.

Penyakit Tanaman Padi Patah Leher

Di daerah Jawa Barat penyakit padi patah leher ini dikenal dengan nama penyakit kecekik. Sendangkan untuk daerah Jawa Tengah dan sekitarnya penyakit tanaman padi ini dikenal dengan nama penyakit tekek. Menurut informasi yang diperoleh dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Kementrian Pertanian  bahwa penyakit patah leher ini disebabkan oleh sejenis jamur Pyricularia grisea. Penyakit tanaman padi ini adalah fase lanjutan dari serangan penyakit Blas yang menyerang pada masa generatif tanaman padi. Penyakit ini dapat menyebabkan leher pada tanaman padi menjadi membusuk atau patah sehingga penyakit ini biasa disebut blas leher.

Penyakit tanaman padi patah leher banyak Anda jumpai pada saat musim penghujan dengan intensitas ekstrim. Hal ini dipicu oleh kondisi lingkungan dari persawahan yang menjadi lembab, sehingga dapat mendukung pertumbuhan dan penyebaran jamur dengan cepat. Untuk mencegah penyakit ini maka gunakanlah jarak tanam yang tidak terlalu rapat. Jajar legowo adalah sistem tanam yang dianjurkan untuk mencegah penyakit tanaman padi ini menyerang.

Hindarilah penggunaan pupuk nitrogen dengan dosis yang tinggi. Penggunaan pupuk nitrogen dengan dosis yang tinggi atau berlebihan dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi sangat pesat. Akan tetapi jaringan daun yang dihasilkan akan cepat melemah sehingga memudahkan spora jamur menjadi sangat mudah atau cepat untuk berkembang.  Untuk itu disarankan untuk menggunakan pupuk N dan K secara seimbang.

Penyakit tanaman padi ini juga dapat menyebar melalui benih. Anda sangat disarankan untuk memilih benih dengan kualitas terbaik. Sebaiknya Anda menggunakan benih yang sehat dan benih padi yang benar – benar berasal dari varietas yang tahan terhadap serangan penyakit tanaman padi blas. Ada baiknya sebelum menggunakan benih sebaiknya Anda merendamnya terlebih dahulu dan melapisinya dengan pengaplikasian fungisida.

Selain itu, faktor lain yang harus Anda perhatikan dalam pencegahan penyakit tanaman padi adalah kebersihan lahan. Tumbuhnya tanaman gulma yang berupa rerumputan sebisa mungkin jangan Anda biarkan tumbuh bebas disekitar lahan pertanian. Lakukan penyemprotan fungisida. Penyemprotan fungisida sebaiknya dilakukan sebanyak dua kali yaitu pada saat memasuki stadium anakan maksimum dan pada saat awal tanaman mulai berbunga.

penyakit tanaman padi
Penyakit tanaman padi blas atau patah leher

Demikian tips pencegahan penyakit tanaman padi patah leher, jika Anda masih menemukan masalah pada proses pengendalian penyakit tanaman padi maka Anda bisa mengkonsultasikannya secara detail kepada penyuluh pertanian dan bisa juga bagian dinas yang membawahi bagian tanaman pangan di wilayah Anda tinggal.

sumber gambar: artikelpadi,sorotpurworejo,kabartani

artikel terkait:

5 Langkah Cara Mengatasi Hama Wereng

Inovasi Teknik Budidaya Padi Apung Di Lahan Rawa

Alat Tanam Padi Jajar Legowo

Tentang admin-infoagribisnis

Cek Artikel Ini Juga :

fungisida organik

Langkah Mudah Cara Membuat Fungisida Organik – Baca Di sini

Fungisida organik – Bercocok tanam atau bertani saat ini telah menjadi lahan bisnis yang mempunyai …

Tips Mencegah Bulir Padi Hampa Dan Penyakit Tanaman Padi


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tips Mencegah Bulir Padi Hampa Dan Penyakit Tanaman Padi