Halaman Depan / Perkebunan / Ini Dia Jenis-jenis Pupuk Bokashi Dan Cara Pembuatannya

Ini Dia Jenis-jenis Pupuk Bokashi Dan Cara Pembuatannya

Kenaikan harga pupuk utamanya pada pupuk kimia telah menjadi masalah besar bagi para petani. Petani dibeberapa daerah telah mencoba untuk menggunakan jenis pupuk lain selain pupuk kimia. Pupuk tersebut memiliki kualitas yang sama dan tentunya dengan harga yang relatif murah. Itulah pupuk bokashi. Pupuk bokashi merupakan bahan organik yang kaya dengan sumber hayati. Pupuk bokashi berasal dari fermentasi bahan – bahan organik limbah pertanian (rumput, serbuk gergaji, sekam, jerami, serta pupuk kandang) yang telah dicampurkan dengan EM-4.

pupuk bokashi
Pupuk Bokashi

EM-4 merupakan singkatan dari Efektif Microorganisme-4 yang artinya bakteri pengurai yang berasal dari bahan organik. Fungsinya sebagai bahan pendukung proses pembuatan pupuk organik bokashi. Pupuk bokashi bisa digunakan untuk menjaga kesuburan tanah.  Sehingga diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi dalam jangka panjang. Pupuk bokashi juga dapat Anda gunakan sebagai pakan ternak.

Artikel terkait pupuk organik : Dapatkan Segera E-book Cara Membuat Pupuk Organik Dalam Waktu 30 Hari..Pesan Di Sini Sekarang !!!

Pupuk bokashi adalah salah satu pupuk organik yang telah berkontribusi banyak terhadap sektor pertanian. Selain menjaga kesuburan tanah dan sebagai pakan ternak, pupuk bokashi bisa menstabilkan hara di dalam tanah serta tentunya ramah terhadap lingkungan. Pupuk organik ini diharapkan dapat digunakan dan diproduksi sendiri oleh petani. Tujuannya agar menjadi teknologi tepat guna di sektor pertanian. Dengan biaya yang murah. Pembuatan pupuk bokashi dapat memanfaatkan limbah organik yang berada disekitar Anda.

Pupuk bokashi sudah digunakan sejak tahun 1980 di Negara Jepang. Petani di negeri sakura lebih memilih menggunakan pupuk organik ini karena dapat memperbaiki struktur tanah yang rusak akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan dan digunakan secara terus – menerus pada lahan yang sama. Penggunaan pupuk organik bokashi memang terbilang bagus untuk kesuburan tanah dan tanaman. Akan tetapi kinerja dari pupuk ini relatif lama sehingga efek kinerja dari pupuk bokashi dapat Anda rasakan setelah bertahun – tahun. Hal tersebut didasari oleh kandungan hara dari pupuk bokashi sangat kecil, akan tetapi kaya akan kandungan makro dan mikro.

Sangat disayangkan ketika petani di Indonesia masih jarang menggunakan pupuk jenis ini. Padahal bahan baku pembuatan pupuk organik bokashi sangat melimpah di Negara agraris ini. Bahkan bahan baku pembuatan pupuk bokashi dianggap sebagai limbah yang memiliki nilai ekonomis rendah sehingga kadang dianggap tidak memiliki nilai.

Jenis – Jenis Pupuk Bokashi

Pupuk organik bokashi terdiri dari beberapa jenis yaitu :

  1. Pupuk kandang.
  2. Pupuk kandang arang.
  3. Pupuk kandang tanah.
  4. Pupuk jerami.
  5. Pupuk cair.
  6. Pupuk organik bokashi eksores 24 jam.
  7. Pupuk organik bokashi sebagai pakan ternak.
pupuk bokashi
Pupuk Organik Bokashi Cair

Manfaat Pupuk Bokashi 

  1. Dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanam.
  2. Memiliki kandungan hara yang tinggi dibanding pupuk kompos.
  3. Masa pertumbuhan tanaman relatif cepat.
  4. Meningkatkan aktivitas mikroorganisme yang menguntungkan (rhizobium, mycorhiza, dan bakteri pelarut fosfat).
  5. Menekan pertumbuhan serangan hama penyakit yang dapat merugikan tanaman.
  6. Jika pupuk bokashi di dalam tanah, maka bahan organik bisa dipakai sebagai substrat mikroorganisme, efektivitas perkembangbiakan dalam tanah, dan menambah persediaan unsur hara tanaman.

Ingin membuat pupuk organik? Baca dulu : Analisis Lengkap Bisnis Pupuk Organik…

Manfaat EM-4

  1. Dapat memperbaiki sifat kimia, biologi, dan fisika tanah.
  2. Menambah persediaan unsur hara, dan mengurangi aktivitas hama serra mikroorganisme pathogen.
  3. Meningkatkan dan menjaga kestabilan produksi tanaman.
  4. Dapat mempercepat tahap fermentasi pada pembuatan pupuk bokashi.

Cara Pembuatan Pupuk Bokashi Jerami 

Bahan 

  • Jerami, yang dipotong  5-10 cm sebanyak 20 bagian
  • Dedak sebanyak 1 bagian
  • Sekam sebanyak 20 bagian
  • Gula pasir dengan takaran 5 sendok makan
  • EM4 dengan dosis 5 sendok makan
  • Air sebanyak 20 liter

Cara pembuatan 

  1. Larutkan EM-4 beserta gula kedalam air
  2. Tambahkan jerami, sekam serta dedak dan aduk sampai merata
  3. Sirami adonan memakai larutan EM-4 hingga kandungan air pada adonan hingga 50 % atau adonan tidak akan mengeluarkan air ketika dikepal.
  4. Adonan yang sudah jadi digundukkan di atas ubin kering yang ketinggiannya 15-20 cm dan ditutup memakai karung goni hingga 3-4 hari.
  5. usahakan suhu adonan berkisar 40-50oC. Lakukan pengecekan suhu adonan setiap 5 jam.  Jika suhu adonan melebihi 50oC maka bolak balikkan adonan dan buka penutupnya.
  6. Pupuk akan terfermentasi secara maksimal setelah 4 hari, dan siap untuk diaplikasikan.
pupuk bokashi
Pembuatan Bokashi

Cara Penggunaan 

Pupuk yang sudah jadi tentunya siap diaplikasikan. Pengaplikasian pupuk bokashi tentunya tidak sembarangan.  Pupuk bokashi digunakan dengan cara ditebar secara merata pada permukaan tanah. Dosis yang digunakan yaitu 3 hingga 4 genggaman untuk 1 meter persegi. Untuk tanah yang kurang produktif dapat diberi dengan dosis yang lebih banyak.

Untuk memaksimalkan pencampuran pupuk bokashi dengan tanah lakukan pembajakan dengan cara dicangkul. Setelah proses pencampuran semprotkan 2 cc EM4 untuk 1 liter air. Untuk tanaman buah – buahan penyemprotan dapat dilakukan 2 minggu sekali.

Catatan Tambahan :

Proses Fermentasi

Proses fermentasi sangat membutuhkan air, panas dan udara. Normalnya proses fermentasi terjadi dalam waktu 14 – 21 hari. Jika suhu terlalu panas pada saat fermentasi maka Anda harus membuka adonan kemudian diaduk. Aduk setiap 5 jam sekali tiap harinya untuk mengetahui suhunya. Sehingga Anda dapat mempertahankan suhu pada kisaran 45 – 50oC. Apabila kondisi fermentasi kurang panas maka Anda bisa menyemprot dengan menggunakan air yang telah dicampur dengan EM-4 dan tetes gula. Begitu seterusnya sampai pada saat bokashi tidak panas lagi dan tidak berbau kotoran.

Penutupan pada proses fermentasi bisa menggunakan terpal. Jangan menggunakan plastik karena air tidak dapat menguap, bahan menjadi bau dan sangat panas. Pada saat kondisi panas plastik akan mengembun. Pengembunan pada plastik akan menyebabkan pupuk berair dan busuk. Jika pupuk membusuk maka proses pembuatan bokashi Anda gagal.

pupuk bokashi
Persiapan Proses Fermentasi Bokashi

Ciri pupuk organik bokashi yang sudah jadi adalah berwarna hitam dan terasa hangat. Mempunyai struktur seperti jeli. Setelah itu ayak bokashi yang sudah jadi atau hancurkan dengan menggunakan mesin penghancur. Proses pengayakan atau penghancuran dilakukan jika kondisi pupuk bokashi benar – benar dalam keadaan kering.

Artikel pupuk organik cair : Tips Membuat Pupuk Kompos Cair Untuk Meningkatkan Hasil Produksi Menjadi 3x lipat

 

Sumber gambar: silaturaochman,jolembong,koloni lebah,pertanianhebat

Tentang admin-infoagribisnis

Cek Artikel Ini Juga :

budidaya pare

4 Cara Budidaya Pare Lengkap Hasil Buah Melimpah

Tanaman pare atau paria termasuk dalam tanaman herba. Tanaman ini tumbuh secara menjalar dan merambat. …

Ini Dia Jenis-jenis Pupuk Bokashi Dan Cara Pembuatanya


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ini Dia Jenis-jenis Pupuk Bokashi Dan Cara Pembuatanya