Halaman Depan / Peternakan / Tips Praktis Membuat Rasum Sentrat Pakan Kelinci

Tips Praktis Membuat Rasum Sentrat Pakan Kelinci

Pakan kelinci adalah salah satu faktor penentu kesuksesan cara ternak kelinci yang tepat. Pakan ternak kelinci mempunyai beragam jenis dan masing-masing mempunyai manfaat tersendiri. Contoh pakan kelinci yang sering digunakan adalah limbah dari sayuran ataupun pelet buatan pabrik. Satu sama lain mempunyai kualitas dan kandungan nutrisi yang berbeda. Kualitas kandungan nutrisi itulah yang nantinya akan mempengaruhi keberhasilan dalam beternak kelinci.

Ada banyak tipe kelinci yang sudah di ternakkan di Indonesia. Baik itu dari jenis kelinci pedaging maupun jenis kelinci hias. Jenis kelinci yang diternakkan adalah Flemish Giant, Sating Rex, New Zealand White, dang Anggora. Dari berbagai jenis kelinci tersebut  masing-masing membutuhkan asupan nutrisi yang berbeda. Dimana pada intinya jenis pakan kelinci menyesuaikan dengan jenis kelinci. Termasuk jumlah takaran atau volume makanan yang diberikan setiap harinya.

Cara penentuan pakan kelinci yang tepat image
Cara penentuan pakan kelinci yang tepat

Jenis Pakan Kelinci

Kelinci sangat menyukai macam makanan hijau antara lain sayuran dan rumput. Tetapi tidak semua sayuran dan rumput cocok dijadikan pakan kelinci. Sistem pencernaan kelinci sangat sensitive, jika pakan kelinci tidak cocok dengan sistem pencernaan  maka akan menyebabkan kelinci menjadi sakit. Terutama penyakit diare. Kami akan berikan kepada Anda beberapa pakan ternak kelinci yang banyak direkomendasikan. Antara lain sebagai berikut :

1. Sayuran

Sayuran adalah satu satu pakan kelinci yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi dari kelinci. Selain nutrisi sayuran dibutuhkan untuk memperlancar pencernaan karena mengandung air yang bisa membantu proses lancarnya pencernaan makanan. Adapun cara yang dilakukan untuk menguji apakah sayuran tersebut bisa dikonsumsi oleh kelinci adalah dengan memberikan dalam jumlah porsi yang sedikit.

Setelah itu cek kotoran dari kelinci setelah diberikan sayuran. Jika kotoran tidak lunak maka sayuran tersebut cocok dengan pencernaan kelinci. Akan tetapi jika kotoran lunak dan cair maka hendaknya pemberian pakan kelinci dihentikan. Jika sudah dirasa sayuran tersebut cocok maka Anda tinggal menambah sedikit demi sedikit porsi dari sayuran tersebut. Sayuran yang umum diberikan adalah sayuran dengan kadar kalsium rendah. Semakin rendah kandungan kalsiumnya maka sayuran tersebut semakin baik jika dijadikan pakan kelinci, seperti kangkung dan wortel.

2. Buah-buahan

Buah bisa juga dijadikan pakan kelinci. Tapi bukan sebagai pakan utama, melainkan sebagai pakan pendamping saja. Sama seperti sayuran, tidak semua buah bisa dijadikan pakan. Jika buah tidak cocok dengan sistem pencernaan kelinci maka akan mengakibatkan kelinci menjadi sakit. Hindari buah dengan kadar gula yang tinggi, karena kadar gula yang tinggi mengganggu keseimbangan mikro organisme di caecum.

Buah yang cocok untuk dijadikan pakan kelinci adalah buah yang mengandung serat tinggi. Buah yang mengandung serat tinggi dapat menjaga pencernaan kelinci dalam keadaan baik. Tips untuk memberikan pakan buah adalah dengan memotong buah kecil – kecil. Hal ini untuk memudahkan kelinci memakan buah tersebut, selain itu untuk membantu pencernaan kelinci agar tidak bekerja terlalu berat. Beberapa buah -buahan yang bisa dijadikan pakan kelinci : pisang, pepaya, raspberry, nanas, apel dan anggur yang dibuang bijinya.

3. Rumput

Rumput merupakan pakan kelinci yang utama. Kandungan serat didalam rumput sangat efektif untuk mencegah penyumbatan pada sistem saluran pencernaan kelinci. Rumput dapat merangsang pertumbuhan gigi yang sempurna. Karena gerakan mengunyah dari kelinci yang merangsang pertumbuhan gigi. Banyak jenis rumput yang bisa dijadikan untuk pakan kelinci. Salah satu rumput favorit yang dijadikan pakan kelinci adalah jenis Timothy Hay. Rumput jenis ini bisa Anda dapatkan di petshop terdekat. Rumput di sekitar pekarangan rumah Anda pun bisa juga dijadikan sumber pakan untuk kelinci. Tapi harus dilihat juga apakah rumput tesebut terkontaminasi oleh zat – zat berbahaya atau tidak. Misalnya pestisida.

4. Pelet Khusus Kelinci

Pelet adalah makanan buatan pabrik. Yang khusus dibuat untuk pakan kelinci. Pada umumnya pelet mempunyai kandungan nutrisi yang sudah disesuaikan untuk pertumbuhan dan perkembangan kelinci. Biasanya disertai dengan aturan / petunjuk pemakaian dan disesuaikan dengan usia kelinci. Anda bisa mendapatkan pakan pelet ini di petshop terdekat. Perlu diingat bahwa pemberian pelet jangan dilakukan secara berlebihan. Berikan sebagai pakan selingan saja. Supaya pengeluaran Anda tidak terlalu besar untuk biaya pakan.

Selain jenis pakan kelinci yang tersedia diatas, Jika Anda ingin tahu bagaimana teknik dasar cara ternak kelinci agar menguntungkan silahkan Klik Disni. Berikut kami lanjutkan tips cara membuat rasum untuk kelinci supaya gizi ternak dapat tercukupi dengan baik.

Tips Cara Membuat Rasum Pakan Kelinci

Selain tumbuhan atau hijauan kelinci hendaknya diberikan tambahan rasum pakan yang kaya protein agar pertumbuhan dan perkembangannya maksimal. Khususnya untuk kelinci ternak atau kelinci pedaging hal ini sangat diperlukan. Bahan rasum sentrat yang bisa diberikan untuk kelinci ternak adalah sebagai berikut :

Bahan:

  • Dedak halus
  • Bungkil kedelai
  • Bungkil kelapa
  • Tepung mineral

Cara membuatnya :

Untuk membuat 1kg rasum sentrat maka yang dibutuhkan adalah 500gr dedak halus ditambahkan dengan 200gr bungkil kelapa, 200gr bungkil kedelai dan ditambah dengan 100gr tepung mineral. Campur semua bahan dan aduk rata. Dapat Anda berikan langsung kepada kelinci atau lebih baiknya jika ditambahkan air sedikit dan dibentuk menjadi adonan konsentrat.

Cara diatas sangat mudah untuk Anda lakukan sendiri. Berikan rasum sentrat 3 hari sekali. Utamakan pakan pokok tetap diberikan.

Takaran Memberikan Pakan Kelinci

  • Untuk anakan kelinci, berikan pakan secara teratur. Ganti 2 kali sehari pakan yang ada dikandang. Berikan pakan ransum konsentrat dan hijauan. Untuk anakan umur 3 bulanan, jumlah pakan hijauan hendaknya diberikan sebanyak 10 % dari berat badan. Sedangkan untuk pakan konsentrat sebanyak 1 % dari berat badan per hari.
  • Untuk kelinci dewasa pemberian makan dilakukan 2 kali sehari. Pada waktu pagi dan sore hari. Untuk kelinci yang sedang hamil pemberian hijauan dan konsentrat perlu dilebihkan. Untuk kelinci yang sedang sakit berikan tambahan vitamin yang diberikan ke air minum. Beri selama 2 kali sebulan.
Takaran pakan kelinci disesuikan dengan kondisi ternak image
Takaran pakan kelinci disesuikan dengan kondisi ternak

Baca Juga : Metode Ternak Kelinci Secara Cepat, Tepat dan Terpadu

Dari beberapa uraian di atas dapat disimpulkan bahwa untuk memelihara kelinci diperlukan syarat pakan yang dapat memberikan pemenuhan bagi ternak tersebut. Peran pakan tambahan adalah untuk menghemat pengeluaran pakan dan mendong pertumbuhan secara cepat. Semoga artikel tentang pembahasan pakan kelinci ini dapat membantu dalam mengelola manajemen ternak kelinci Anda. (sumber gbr:alwib.net)

Tentang admin-infoagribisnis

Cek Artikel Ini Juga :

jamu ayam tradisional

Membuat Jamu Ayam Tradisional Untuk Kesehatan Ternak

Bagaimana sih cara melakukan budidaya ayam yang aman, ramah bagi lingkungan dan juga menyehatkan bagi …

Tips Praktis Membuat Rasum Sentrat Pakan Kelinci


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tips Praktis Membuat Rasum Sentrat Pakan Kelinci