Halaman Depan / Perkebunan / Budidaya Kakao | Ini Dia Metode Pengendalian Hama TBK dengan Semut Hitam

Budidaya Kakao | Ini Dia Metode Pengendalian Hama TBK dengan Semut Hitam

Budidaya tanaman kakao di sejumlah wilayah di Indonesia tidak akan lepas dari masalah serangan hama. Hama yang menjadi musuh utama dalam budidaya kakao ini adalah pengerek buah (PBK). Anda perlu ketahui, jika perkebunan kakao terserang hama ini, maka jelas produktivitas akan turun draktis, akibat buah tidak bisa berkembang dengan sempurna.

gambar lahan budidaya kakao image
gambar lahan budidaya kakao

Untuk Anda yang saat ini menjalankan usaha budidaya kakao tidak perlu khawatir lagi, karena (PBK) hama pengerek buah kakao, bisa diatasi secara alami atau dengan pengendalian hama hayati.

Metode Pengendalian Hama Pengerek Dalam Budidaya Kakao

Cara pengendalian hama pengerek pada buah kakao ini sebenarnya cukup mudah, yaitu dengan menggunakan musuh alami PBK yaitu semut hitam. Dari informasi y

gambar pengendalian hama TBK pada tanaman kakao image
Peranan semut hitam

ang didapat dari Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Tanaman Perkebunan Kopi dan Kakao, menyebutkan bahwa pada buah kakao yang digerumuni semut hitam akan menghasilkan buah yang bagus, tidak terkena hama dan aman dari serangan tupai maupun tikus.

Dengan kata lain peranan semut hitam sangat efektif untuk melindungi buah kakao dari serangan hama rodensia tersebut. Sehingga hasil panen kakao tetap terjaga dengan baik. Peranan semut hitam ini juga membuat kualitas buah kakao bebas dari pengunaan pestisida yang berbahaya bagi kesehatan.

Agar pengendalian hama (PBK) dapat berjalan secara efektif pada lahan budidaya kakao dengan satuan luas tertentu, maka Anda perlu mengatur populasi semut hitam tersebut. Idealnya semut hitam harus hidup dalam satu koloni sebanyak 70% dalam satu pohon kakao, jumlah ini sama dengan lebih dari buah kakao yang dihasilkan.

Metode Pengunaan Semut Hitam dalam Budidaya Kakao

Langkah pertama yang harus Anda lakukan dalam pengembangan semut hitam ini adalah bersihkan pohon kakao dari koloni semut lain (semut rangrang, semut merah, semut gramang dan semut lainya). Dengan mengunakan pestisida atau dengan cara manual.

Dan jika pada lahan budidaya kakao yang Anda miliki belum terdapat koloni semut hitam, maka Anda perlu melakukan introduksi koloni semut dari luar. Caranya Anda bisa membuat sarang terlebih dahulu dengan mengunakan daun kelapa. Ikatkan pada bagian pohon kakao, setiap pohon dipasang 3 tiga atau 4 sarang semut yang terbuat dari daun kelapa kering, supaya perkembangbiakan pada koloni semut bisa lebih cepat.

BACA :  2 INOVASI PRAKTIS MEMBUAT PUPUK ORGANIK CAIR 

Selain memindahkan semut pada pohon, Anda juga perlu menjaga semut agar tidak pergi meninggalkan sarangnya. Untuk itu perlu memberikan makanan seperti kutu putih. Cara mendapatkan kutu putih dengan memindah kutu putih yang menempel pada buah kakao kebatang batang pohon. Buah kakao yang dipindah cukup disayat bagian luarnya saja dan ditempelkan pada pohon tanaman kakao. Kutu putih ini akan menghasilkan seperti kelenjar madu yang menjadi makanan utama semut hitam.  Dengan cara demikian kebutuhan pakan semut akan terjamin dan koloni semut hitam dapat berkembang dengan pesat.

Dalam proses pengendalian hama TBK menggunakan semut hitam, disarankan juga supaya Anda tidak melakukan pemangkasan tanaman kakao secara draktis (pemangkasan berat). Budidaya kakao umumnya memerlukan pemangkasan, tetapi hal ini bisa Anda lakukan dengan cara pemangkasan bertahap atau pemangkasan ringan, karena dengan tindakan tersebut kondisi lingkungan mikro tanaman tetap terjaga, dan semut hitam tidak terganggu.

Untuk mempertahankan perkembangan semut hitam pada lahan budidaya kakao ada baiknya Anda, melakukan tumpangsari tanaman kakao dengan pohon kelapa. Karena pohon kelapa ini banyak menyediakan pakan bagi semut serta daunnya dapat dipakai sebagai sarang bagi koloni semut hitam.

Satu hal lagi yang perlu Anda ketahui, pemeliharaan semut hitam supaya populasinya dapat menyebar secara luas dilahan budidaya kakao. Hal yang harus Anda perhatikan adalah tidak melakukan penyemprotan insektisida pada buah kakao, karena dapat berdampak kematian pada koloni semut dan akhirnya koloni akan musnah.

Demikian teknik pengendalian hayati hama TBK dalam budidaya kakao semoga tips ini dapat membantu Anda untuk meningkatkan hasil dan kualitas panen tanaman kakao Anda.  

Silahkan berikan komentar Anda atau Share informasi ini, agar pertanian indonesia semakin maju..

Sumber : sinartani dan sumber lainya 

Tentang admin-infoagribisnis

Cek Artikel Ini Juga :

cara menanam srikaya

Cara Menanam Srikaya Dengan Perbanyakan Vegetatif

Cara menanam srikaya – Tanaman srikaya dapat tumbuh dengan baik pada lingkungan dengan curah hujan yang …

Budidaya Kakao | Ini Dia Metode Pengendalian Hama TBK


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Budidaya Kakao | Ini Dia Metode Pengendalian Hama TBK