Halaman Depan / Pertanian / 6 Tips Praktis Cara Menanam Kangkung Darat

6 Tips Praktis Cara Menanam Kangkung Darat

Kangkung adalah salah satu jenis sayuran yang banyak disukai oleh semua orang. Anda tentu sering menemukan berbagai macam olahan kangkung dari warung makan tenda hingga restoran. Sayur kangkung kerap disajikan dalam bentuk masakan seperti, cah kangkung dan tumis kangkung. 

gambar hasil olahan sayur kangkung image
gambar hasil olahan sayur kangkung

Tanaman kangkung merupakan jenis sayuran yang paling mudah untuk dibudidayakan. Sebelum membahas tuntas mengenai cara menanam kangkung darat, tahukah Anda ternyata ada dua macam kangkung berdasarkan habitat hidupnya ? Yaitu kangkung darat dan kangkung air : Baca Selengkapnya

Ciri-ciri jenis kangkung darat (Ipomoea reptans) berdasarkan habitat hidupnya :

  • Ditanam di lahan tanah sehingga disebut kangkung darat
  • Bentuk daun meruncing dengan warna hijau terang
  • Bunga kangkung darat berwarna putih
  • Cara panen dengan dicabut sampai akarnya sehingga kerap disebut juga budidaya kangkung cabut

Berikut ini gambar perbedaan kedua jenis kangkung darat dan jenis kangkung air :

gambar jenis kangkung darat image
gambar jenis kangkung darat

Oleh masyarakat, kangkung darat dinilai lebih populer dan mudah untuk dipasarkan dibandingkan dengan kangkung air. Sayuran kangkung memiliki siklus panen yang relative singkat serta cara menanam kangkung darat yang mudah, sehingga budidaya kangkung darat memiliki perputaran uang yang cepat. 

6 Tips Praktis Cara Menanam Kangkung Darat

1. Persiapan Bibit kangkung Darat

  • Benih kangkung harus steril dari hama penyakit
  • Daya tumbuh benih kangkung hingga 95 %
  • Jangan memakai benih kangkung yang telah disimpan lebih dari satu tahun karena biasanya produktivitas benih yang disimpan terlalu lama akan menurun
  • Beberapa contoh benih unggulan untuk cara menanam kangkung darat yang baik adalah varietas sutera, Bangkok, kangkung bisi, atau kangkung panah merah

2. Persiapan Lahan Untuk Cara Menanam Kangkung Darat

  • Cangkul atau bajak lahan sedalam 30 cm agar menjadi gembur
  • Buatlah bedengan selebar 1 meter dengan panjang sesuai dengan kondisi lahan
  • Berikan jarak antar bedengan kurang lebih 40 cm yang berfungsi sebagai drainase lahan
  • Untuk pemberian pupuk awal, sebaiknya gunakan pupuk dari tahi ayam karena pupuk jenis tersebut lebih cepat terurai dibandingkan dengan pupuk dari kotoran kambing atau sapi.
  • Tambahkan pupuk kandang tahi ayam sebanyak 10 ton / hektar lahan serta cukup diamkan selama 3 hari agar pupuk terurai dengan baik

3. Teknik Cara Menanam Kangkung Darat

Tanaman kangkung adalah jenis tanaman yang mudah tumbuh serta siklus panennya yang cepat, maka, cara menanam kangkung darat tidak membutuhkan proses persemaian benih seperti pada model sayuran lainnya. Cara menanam kangkung darat dapat dilakukan dengan langsung menebar benih ataupun dengan cara ditugal.

Berikut ini perbandingan sistem cara menanam kangkung darat dengan cara terbar benih dan cara tanam tunggal :

gambar cara menanam kangkung darat sistem tunggal image
gambar cara menanam kangkung darat sistem tunggal

Cara menanam kangkung darat dengan disebar

  • Proses lebih cepat dan tidak membutuhkan ongkos tenaga kerja yang banyak
  • Lebih boros dalam penggunaan benih kangkung, dalam satu hektar biasanya menghabiskan 5 – 10 kilogram benih kangkung darat
  • Membutuhkan tenaga kerja terampil agar persebaran benih dapat merata
  • Sulit mendapatkan kepadatan populasi tanaman yaitu 50.000 tanaman kangkung darat setiap satu hektar lahan.

Cara menanam kangkung darat dengan sistem tugal

  • Keuntungan cara menanam kangkung darat dengan system tugal adalah dapat mengatur jarak antar tanaman, sehingga populasi antar tanaman lebih rapat dan ideal
  • Umumnya jarak antar tanaman kangkung 5 x 10 cm
  • Setiap lubang diisi 2 – 3 biji benih kangkung darat
  • Hanya saja cara ini akan membutuhkan lebih banyak tenaga, sehingga biaya yang dikeluarkan juga bertambah
  • Penugalan dalam cara menanam kangkung darat tidak perlu terlalu dalam, sebab tanaman kangkung tidak membutuhkan pengakaran yang dalam.

4. Pemupukan Tanaman Kangkung

  • Cara menanam kangkung darat sebenarnya tidak membutuhkan pemupukan tambahan, apalagi jika lahan tanam adalah bekas tanaman kacang – kacangan
  • Pemupukan susulan diperlukan jika daun tanaman kangkung berwarna hijau pucat atau pudar
  • Kotoran ayam yang kaya akan nitrogen adalah pupuk terbaik untuk cara menanam kangkung darat, sebab tanaman ini sangat responsive dengan nitrogen

5. Pengairan dan Penyiraman Kangkung Darat

  • Cara menanam kangkung darat sangat membutuhkan air yang banyak, lakukan penyiraman setiap pagi dan sore hari jika menghadapi musim kemarau
  • Pada musim hujan, perhatikan drainase lahan agar air hujan tidak menggenangi tanaman yang justru akan menyebabkan penyakit busuk akar

6. Panen Kangkung Darat

  • Jika cara menanam kangkung darat yang Anda lakukan dilakukan dengan optimal, maka panen sudah dapat dilakukan pada saat usia 30 sampai 45 hari sejak masa tanam benih
  • Cara memanennya adalah dengan mencabut kangkung darat bersamaan dengan akarnya, karena pada dasarnya konsumen lebih menyukai kangkung yang masih terdapat akarnya
  • Cucilah kangkung darat setelah panen dengan air mengalir untuk membersihkan sisa tanah di bagian akar tanaman
  • Tempatkan kangkung hasil panen di lokasi yang lembab agar tetap segar hingga sampai kepada konsumen

Mudah sekali bukan cara menanam kangkung darat, jangan lupa lihat juga artikel Kami lainnya ya … selamat mencoba !

Tentang admin-infoagribisnis

Cek Artikel Ini Juga :

fungisida organik

Langkah Mudah Cara Membuat Fungisida Organik – Baca Di sini

Fungisida organik – Bercocok tanam atau bertani saat ini telah menjadi lahan bisnis yang mempunyai …

Cara Menanam Kangkung Darat | Tips Praktis


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cara Menanam Kangkung Darat | Tips Praktis