Halaman Depan / Peternakan / Ternak Kelinci Secara Tepat, Cepat, Dan Terpadu

Ternak Kelinci Secara Tepat, Cepat, Dan Terpadu

gambar ternak kelinci image
gambar ternak kelinci

Ternak kelinci disebut sebagai kegiatan usaha ternak yang menghasilkan daging alternatif, dan mempunyai kemampuan kompetitif dalam pemenuhan sumber protein bagi kebutuhan manusia. Usaha ternak kelinci di Indonesia sudah berjalan cukup lama, tepatnya pada era tahun 80an, ternak kelinci di kembangkan secara luas diberbagai daerah.

Berbagai program dari pemerintah juga banyak digelontorkan saat itu, dan tidak tanggung-tanggung pengembangan usaha ternak kelinci langsung dimotori oleh Presiden RI, dalam rangka pemberdayaan masyarakat guna pemenuhan daging sebagai sumber protein hewani.

Seiring berjalannya waktu pengembangan usaha ternak kelinci semakin merosot draktis, bahkan tinggal beberapa daerah yang masih mengembangkan usaha ternak ini. Ini dia daerah-daerah sentra kelinci di Indonesia meliputi, Yogyakarta, Lembang Jawa Barat, dan Bedugul di Bali.
Semakin sedikitnya daerah yang mengusahakan ternak kelinci, membuat harga jual kelinci melonjak tajam, dan bukan hanya itu permintaan pasar akan daging kelinci juga terus meningkat, hal ini membuat para peternak kelinci merasa kuwalahan memenuhi permintaan tersebut. Melihat peluang yang masih cukup terbuka lebar, tidak ada salahnya jika Anda mencoba usaha ternak kelinci.

Ternak kelinci baru-baru ini banyak diperbincangkan oleh berbagai kalangan sebagai usaha alternatif yang cukup prospektif. Untuk melakoni bisnis ternak kelinci cukup mudah dengan modal yang rendah juga. Dari segi harga jual, kelinci memiliki nilai ekonomis cukup tinggi. Perlu di ingat sampai saat ini banyak peternak sukses menjalankan ternak kelinci.

Untuk menjalankan ternak kelinci, Anda perlu tahu bagaimana cara-cara yang tepat untuk mengawali usaha ternak ini. Nah, berikut ini langkah-langkah dalam beternak kelinci akan kami kulas jauh lebih lengkap, semoga bermanfaat bagi anda, selamat membaca :

Pedoman Ternak Kelinci

A.Persiapan Kandang

Kandang merupakan tempat dimana Anda akan menjalankan usaha, dalam hal ini yaitu usaha ternak kelinci. Maka kami sarankan Anda harus mengetahui bagaimana idealnya kandang ternak kelinci yang cocok untuk perkembang biak kelinci. Ini dia tahapan persiapan kandang kelinci.

gambar kandang ternak kelinci image
gambar kandang ternak kelinci

• Pilih lokasi kandang dengan suhu ideal 21 derajat C.
• Aman, tidak terganggu oleh predator dan jauh dari keramaian
• Kandang ternak harus memiliki sirkulasi udara yang baik
• Sebaiknya kandang mendapatkan penyinaran matahari (maksimal 12 jam/hari)
• Pilih bahan pembuat kandang yang murah, berupa bambu, kayu, dan kawat ram.
• Memiliki tempat untuk membuang kotoran, lantai memiliki sela-sela agar kotoran tidak menumpuk didalam kandang.
• Sediakan perlengkapan kandang berupa tempat pakan dan minum ternak kelinci.
• Model kadang ternak kelinci ada tiga tipe, yaitu :

  1. Kandang tipe Battery, kandang dibuat dengan model berderet dan bertingkat, dalam setiap kandang hanya diisi satu ekor kelinci. Anda dapat menggunakan ukuran P 50 x L 40 x T 40 cm. Umumnya dipakai untuk pembesaran atau pengemukan.
  2. Kandang tipe ranch, kandang dengan dilengkapi halaman pengumbaran, model kadang ini membutuhkan tempat yang luas untuk mengumbar ternak kelinci, cocok untuk sebagai kandang untuk mengawinkan ternak kelinci.
  3. Kandang tipe postal, kandang dibuat dibuat berjejeran namun ditempatkan di dalam sebuah ruangan, kandang tipe ini cocok buat kelinci yang masih muda, karena masih rentan terhadap serangan penyakit.

B. Pemilihan Bibit Kelinci

Penentuan bibit kelinci sebenarnya tergantung dari tujuan dalam usaha ternak Anda, Jika usahanya itu untuk menyediakan kebutuhan kelinci hias atau diambil bulunya, maka jenis bibit kelinci Angora, Rex dan America Cinchilla, yang paling tepat untuk Anda pilih sebagai bibit dalam menjalankan usaha ternak kelinci.

Berbeda halnya jika ternak kelinci Anda bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan daging, maka jenis New Zealand, Flemish Giant, Californian, Himalayan, dan Havana yang sebaiknya Anda pilih. Namun secara umum untuk memilih bibit kelinci yang baik sebenarnya sama, jika dilihat secara fisiknya. Tips-tips memilih bibit kelinci yang baik sebagai berikut :

gambar bibit ternak kelinci image
gambar bibit ternak kelinci

10 Langkah cara memilih bibit kelinci :
1. Pilih bibit yang memiliki pergerakan lincah
2. Napsu makan tinggi
3. Postur tubuh seimbang antara kepala, kaki, tubuh, telinga, dll.
4. Mata besar, bulat, dan bersih (cerah serta tajam)
5. Pastikan bagian lubang hidung, telinga, hidung, dan dubur bersih atau tidak ada tanda-tanda penyakit,
6. Pilih kelinci dengan telinga yang panjang (minimal 10 cm) dan lebar juga.
7. Perhatikan baik-baik pada bagian kaki dan sela-sela kuku harus bersih juga, jika ada luka atau penyakit sebaiknya jangan Anda pilih, karena dapat merugikan usaha ternak kelinci Anda nantinya.
8. Kelinci berbulu bersih, mengkilat dan halus
9. Memiliki badan bulat, dada lebar padat dan rata
10. Pada ekor sebaiknya pilih kelinci dengan ekor kecil tumbuh tidak miring, tampak tumbuh lurus seperti menempel pungung.

C. Pakan Ternak

Pakan untuk ternak kelinci yaitu terdiri dari hijauan berupa rumput, sayur, biji-bijian, dan pakan tambahan berupa konsentat. Untuk memberikan pakan hijauan pada ternak kelinci tidak bisa secara langsung, namun harus dilayukan, untuk mengurangi kadar air, menghilangkan zat racun, dan getah, yang dapat membuat kelinci menjadi kejang-kejang atau mencret.

Pakan hijauan ternak kelinci dapat Anda gunakan seperti rumput lapangan, kangkung, wortel, daun bunga kol, daun wortel, selada air dan juga sisa-sisa libah sayur lainya, ingat pada libah sayur sebelum memberikan ke ternak kelinci harus dicuci dengan bersih, dan dilayukan terlebih dahulu.

Sedangkan untuk biji –bijian Anda bisa gunakan Jagung, kedelai, mupun singkong yang digiling, kemudian dicampur dengan konsentrat barulah diberikan untuk pakan ternak kelinci. Untuk membuat konsetrat Anda bisa pakai bahan berupa polard, bekatul, bungkil kedelai, ampas tahu dan tepung ikan yang digiling halus.

Catatan ternak kelinci: Anda bisa gunakan salah satu dari jenis pakan yang kami sebutkan diatas, intinya cari bahan pakan ternak kelinci yang paling mudah didapatkan, dan harganya juga relatiif murah.

gambar pemberian pemeliharan pakan kelinci image
gambar pemberian pemeliharan pakan kelinci

Berikut Jadwal Pemberian Pakan Ternak Kelinci

  • Pada pagi hari sebaiknya kandang dibersihkan terlebih dahulu, cuci bersih tempat pakan, tempat minum dan kotoran pada kandang.
  • Pukul 07.00-08.00 WIB berikan pakan berupa hijauan, yang sudah dilayukan.
  • Pukul 10.00 WIB berikan tambahan pakan konstrat (1 ons/ ekor)
  • Sore pukul 15.00-16.00 berikan hijauan dengan jumlah lebih banyak, mengingat kelici juga melakukan aktivitas pada malam hari.
  • Perbandingan pemberian pakan hijauan dan konstrat yaitu (3: 1). Pada kelinci yang sedang menyusui maka porsi pakan harus ditingkatan sesuai kebutuhan, baik konstrat maupun hijauan.

D. Cara Pemeliharan Ternak Kelinci

Tahapan pemeliharan ternak menjadi sangatlah penting dalam menjalankan usaha ternak kelinci ini. Karena tanpa pemeliharan yang baik, usaha yang dijalankan akan sia-sia. Untuk itu kami sajikan hal-haol apa saja yang diperlukan dalam menjalankan usaha ternak kelinci berikut ini.

Pertama, lakukan tindakan secara preventif dengan menjaga sanitasi kandang supaya tempat pemeliharaan selalu kering. Kondisi kandang yang lembab dapat menjadi sumber berbagai penyakit bagi kelinci. Langkah ini harus dilakukan secara rutin setiap hari agar ternak dapat berkembang biak dengan baik.

Kedua, pengontrolan penyakit secara rutin sebagai tidakan penanganan awal saat ternak terserang penyakit. Umumnya gejala-geja kelinci yang mulai terserang penyakit dapat terlihat, seperti tidak napsu makan, suhu badan tinggi dan bulu kusam serta mata sayu. Jika hal ini tidak diketahui oleh Anda dan penanganya terlambat maka dapat menyebabkan kematian.

Ketiga, perawatan ternak kelinci meliputi langkah penyapihan anak kelinci dilakukan saat umur ternak 7-8 minggu, memisah antara induk betina yang sedang buting dengan penjantan, memasukan kelinci muda kekandang secara sendiri-sendiri supaya pertumbuhan lebih maksimal dan proses vaksinasi 1 kali/bulan.

Keempat, pemberian pakan secara teratur, mengenai cara pemberian pakan ternak kelinci sudah kami bahas diatas, yang pada prinsipnya berikan pakan pada ternak sesuai kebutuhan ternakitu sendiri dengan harga terjangkau.

Kelima, merawat kandang ternak kelinci dengan membersihkan sisa pakan dan kotoran yang dilakukan setiap hari. Kandang sebaiknya mendapatkan sinar matahari pagi dan upayakan setiap 3 bulan sekali kandang disemprot insektan agar kandang terhidar dari virus maupun penyakit.

gambar pemeliharaan kelinci image
gambar pemeliharaan kelinci

Selain tahapan-tahapan yang kami jelaskan diatas, pada prinsipnya dalam ternak kelinci adalah ketekunan dan kesabaran Anda menjalankan usaha ternak ini. Tidak ada salahnya Anda mencoba terlebih dahulu, mengawali dengan ternak kelinci 1 atau 2 ekor dirumah Anda. Selamat mencoba.

Cara Mengobati Penyakit Pada Ternak Kelinci

Penyakit pada kelinci terjadi akibat perawatan kandang yang kurang baik, sehingga menyebabkan kelinci rentan terserang penyakit. Jadi kalau Anda ingin ternak tidak terserang penyakit, caranya pastikan kandang ternak Anda selalu bersih dan kering, itu kunci pentingnya.
Berikut penyakit-penyakit yang paling sering menyerang ternak kelinci:

  • Kudis, berupa koreng yang timbul pada bagian tubuh kelinci, penyakit ini disebabkan oleh bakteri Darcoptes scabiei. Untuk mengoibatinya cukup dengan dioleskan salep anti biotik (salep gatal-gatal pada manusia), bisa Anda dapatkan di apotik terdekat.
  • Bisul, terjadi pembengkakan pada bagian bawah kulit, berbentuk benjolan mengumpulnya darah kotor. Cara mengobatinya dengan melaukan pembedahan dengan mengeluarkan gumpalan darah kotor tersebut denganbersih setelah itu berikan jodium secara merata pada luka tersebut.
  • Penyakit telinga, ditandai adanya koreng pada bagian telingan kelinci, untuk mengobatinya cukup dengan mengolesi mu=inyak nabati (minyak kelapa)
  • Eskim, penyakit ini ditandai dengan menempelnya kotoran pada kulit ternak kelinci, untuk mengobati bersihkan kelinci dengan air setelah kering olesi bedak salicyl yang tersedia di toko terdekat.
  • Pilek, obati dengan menyemprotkan antiseptic pada hidung kelinci
  • Penyakit mata, disebabkan karena debu maupun bakteri, obati dengan salep mata atau obat tetes mata.
  • Penyakit kulit, dapat bersihkan dan diobati menaburi bubuk belerang pada bagian kulit.

Terimakasih telah menyempatkan waktu untuk belajar ternak kelinci, jika ada hal yang kurang berikan komentar Anda, untuk berbagi pengalaman cara ternak kelinci yang tepat.

Tentang Admin Web Info Agribisnis

Cek Artikel Ini Juga :

jenis itik

3 Jenis Itik Yang Baik Untuk Anda Budidayakan – Baca Di sini

Ada beberapa jenis itik yang sangat bagus untuk Anda budidayakan. Untuk itik petelur lokalan yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *